PTPP 031017

Analisa harga saham PTPP hari ini

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Harga saham emiten PTPP terkoreksi dan masuk ke posisi bearish / downtrend sejak Oktober tahun lalu, dari high di saat itu sekitar Rp. 4.430 hingga terendah di Rp. 2.250 turun hampir 50%; hal yang cukup menyeramkan untuk kategori saham plat merah seperti ini dalam rentang waktu setahun saja, namun inilah realita di bursa saham, dimana saham naik sering terus naik, yang turun malah tambah turun sehingga relatif sulit menentukan perspektif harga mahal atau murah.

Saham ini cukup menarik untuk dianalisa saat ini dengan berita tentang emiten ini yang meraup laba sebesar Rp.836miliar, dilansir dari detikfinance : http://finance.detik.com/bursa-valas/3667654/ptpp-raup-laba-rp-836-miliar-naik-58?utm_source=facebook&utm_medium=oa&utm_content=detikfinance&utm_campaign=cmssocmed

Secara keseluruhan, secara major harga saham ini masih downtrend namun seperti terlihat dari grafik saham TradingAPA di atas, saat ini pergerakan harga saham PTPP ini sedang membentuk pola double bottom, sebuah pola bullish yang menggambarkan potensi reversal. Pola double bottom terlihat jelas dan pernah terbentuk pada awal bulan Mei kemarin dan terjadi sebuah rebound yang cukup kuat, sekitar 25%-an dari posisi low ke highnya, sebelum balik lagi ke trend semula karena tidak kuat melanjutkan momentum pergerakannya.

Saat ini pola double bottom ini sedang menuju resisten di area sekitar 2.700 dan semisal saat nantinya ternyata kuat menembus resisten ini maka saham ini berpotensi mengulang momentum reversal. Semisal saat nanti terjadi breakout, maka target pergerakan momentum naik ini berpotensi menuju angka di area resisten 3.100 dan berikutnya ke 3.400. Area resisten bisa juga menjadi sandungan dimana akan terjadi selling power di sekitar jadi untuk trader konservatif, sebaikya menunggu breakout dari resisten ini untuk konfirmasi yang lebih baik.

Salah satu isu buat seorang trader adalah bias yang ditimbulkan oleh patokan support – resisten, dimana sering terjadi breakout namun momentumnya berubah setelah itu. Untuk itulah perlu adanya pemanfaatan candlestick momentum seperti yang tampak pada grafik saham di atas, dimana perubahan momentum secara sederhana di lihat dari warna candlenya, hijau menandakan candlestick momentum naik dan sebaliknya merah untuk turun. Candlestick momentum bila dipadu dengan indikator trend, akan memberikan konfirmasi yang jauh lebih baik lagi dan sangat berguna dalam penentuan rencana trading dan antisipasi dalam bisnis saham.

Secara sederhana dijabarkan, bila saham dengan momentum candle positif namun masih di area indikator trend negatif, akan lebih sering terkena false break, sebaliknya bila keduanya di kondisi positif, probabilitas profit dalam trading akan jauh lebih besar. Momentum candle negatif dalam posisi trend positif, memberikan indikasi atau sinyal untuk profit taking atau potensi berubahnya momentum yang sedang berjalan. Trading saham adalah bisnis menata probabilitas, tentunya dengan tools yang tepat akan memberikan peluang pertumbuhan portfolio yang lebih tinggi.

Ikuti dan lakukan riset trading Anda serta timing mengunakan analisa teknikal, sehingga trading tidak lagi menggunakan tebakan-tebakan yang mengarah ke spekulasi. Ikuti feed kami di http://bit.ly/asktradingAPA atau http://bit.ly/tradingAPA
Salam,

TradingAPA
Coach Aswin

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Comments

comments

Ingin menjadi
Trader Profesional?
Ikuti Workshop Alpha Trading Group Sekarang!
Jadwal Seminar Saham:
Jakarta, Seminar Saham - Sabtu, 22 Sept 2018, sesi 1 jam 10.00 - 12.00 atau sesi 2 jam 13.30 - 15.30
Surabaya, Seminar Saham - Jadwal Menyusul
Jadwal Workshop:
Jakarta, Workshop Saham - Jadwal Menyusul
Jadwal Sekolah Pasar Modal:
Jadwal menyusul
Ingin menjadi
Trader Profesional?
Ikuti Workshop Alpha Trading Group Sekarang!