Beda Trading Saham & Investasi Saham

Beda Trading Saham & Investasi, Anda Lebih Pilih Mana?

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Berbicara soal trading saham dan investasi saham, kebanyakan orang mengira kedua hal ini adalah sama. Padahal, trading saham dan investasi merupakan kedua hal yang berbeda. Investasi biasanya bertujuan untuk memperoleh keuntungan dalam jangka waktu yang panjang. Namun, jika trading saham lebih cenderung untuk bertujuan memperoleh keuntungan dalam jangka waktu pendek.

Jika bisa disimpulkan bahwa trading saham merupakan metode jual beli saham untuk ambil keuntungan dari selisih harga dalam waktu yang singkat (time frame tertentu). Lantas, apa sih bedanya dengan investasi saham? Ada 4 yang membedakan trading saham dengan investasi yang perlu anda ketahui. Berikut penjelasannya!

  1. Pilihan saham yang dibeli

Salah satu yang menjadi pembeda trading saham dan investasi saham, adalah jenis saham yang dibeli. Jika investasi saham biasanya cenderung membeli saham-saham lapis pertama atau biasa disebut blue chip. Lain halnya dengan saham yang dibeli untuk trading. Biasanya para trader (orang yang melakukan trading saham) lebih memilih saham-saham lapis ke-dua atau yang baru masuk initial public offer (IPO).

Alasan para trader memilih saham-saham IPO adalah harganya yang bisa melesat tinggi dalam satu hari. Namun kelemahannya, saham ini besoknya bisa turun, bahkan bisa turun drastis harganya. Inilah hal yang terkadang membuat para trader cemas. Oleh sebab itu, para trader harus teliti dalam melihat pergerakan pasar agar sahamnya tidak disimpan terlalu lama. Dengan begitu, para trader akan terhindar dari kerugian dan spekulasi. 

  1. Resiko trading lebih tinggi dibandingkan investasi

Resiko trading saham memang lebih tinggi dibandingkan dengan investasi, karena trading saham banyak merujuk kepada harga saham yang sifatnya fluktuatif, artinya bisa naik dan bisa turun secara tiba-tiba. Bisa jadi harga saham yang anda beli hari ini sedang naik, tapi tidak ada yang tahu bahwa keesokan harinya harga saham anda turun.

Maka dari itu, alangkah baiknya anda tidak menyimpan sahamnya terlalu lama jika anda menggunakannya untuk trading. Beda dengan investasi, harga saham turun tidak perlu anda khawatirkan asalkan anda usdah melakukan analisa fundamental terhadap saham tersebut.

  1. Jika Investasi itu buy and hold, sedangkan Trading itu buy and sell

Perbedaan ketiga dari trading saham dan investasi adalah prinsip. Seperti yang sudah dijelaskan diatas, jika trading saham itu beli barang terus dijual sesuai dengan harga pasar. Sama seperti halnya anda membeli barang, anda akan menjual barang yang anda beli ketika harga barang itu naik : begitulah trading saham dilakukan.

Bedanya dengan investasi saham adalah jika anda membeli saham alangkah baiknya jika disimpan atau ditunggu dalam waktu yang lama. Gak menutup kemungkinan, anda dapat return sampai 100% lebih asalkan saham yang anda beli itu disimpan dalam waktu yang sangat lama, bisa 5 tahun sampai 10 tahun. Ketahui jika prinsip investor lebih kearah “Semakin lama disimpan, semakin besar keuntungan”, asalkan menguasai dengan baik fundamental saham terkait.

  1. Trading menggunakan analisis teknikal untuk memilih saham

Dalam trading, pergerakan harga pasar dapat di antisipasi menggunakan analisa teknikal.  Analisa ini dilakukan salah satunya dengan cara melihat pergerakan harga di candlestick. Dalam candlestick, ada dua warna umum yang biasa digunakan yakni warna hitam-putih, biru-merah ataupun hijau-merah. Warna merah menandakan harga saham sedang turun sedangkan warna hijau sebaliknya menandakan harga saham sedang naik.

Dalam menilai saham, banyak indikator yang bisa dipakai misalkan moving average, relative strength index (RSI), stochastic sampai dengan moving average convergence/divergence atau MACD. Tetapi, indikator yang paling umum adalah moving average. Indikator moving average digunakan dengan cara menghitung nilai rata-rata pergerakan saham dalam periode tertentu. Kerennya, saat ini ada beberapa software perhitungan moving average secara otomatis jadi trader akan sangat terbantukan

 

Begitulah, 4 perbedaan dari Trading saham dengan investasi. Dengan penjelasan diatas, apakah anda tertarik untuk trading saham? Jika mau untung, anda harus benar-benar teliti dalam melihat pergerakan harga saham. Salah satu caranya dengan menggunakan analisi teknikal. Selain itu, anda juga harus jeli dalam mencari informasi terkait saham yang sudah anda incar. Informasi saham merupakan salah satu hal yang bisa mempengaruhi pergerakan harga saham.

Jadi, bagi anda yang sudah mengetahui informasi saham dengan lengkap dan detil, maka anda bisa berancang-ancang untuk menentukan timing dan harga beli & jual yang kita sebut rencana trading untuk bisa menghasilkan keuntungan dengan mindset bisnis, jauh dari spekulasi.

Ikuti dan lakukan riset trading Anda serta timing menggunakan analisa teknikal, sehingga trading tidak lagi menggunakan tebakan-tebakan yang mengarah ke spekulasi. Ikuti juga feed kami di www.tradingapa.com atau direct via http://bit.ly/asktradingAPA

Salam,

TradingAPA

Coach Aswin

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Comments

comments

Ingin menjadi
Trader Profesional?
Ikuti Workshop Alpha Trading Group Sekarang!
Jadwal Seminar Saham:
Jakarta, Seminar Saham - Jadwal Menyusul
Surabaya, Seminar Saham -  Sabtu, 23 Maret 2019, jam 13.30-15.30
Jadwal Workshop:
Jakarta, Workshop Saham - Jadwal Menyusul
Jadwal Sekolah Pasar Modal:
Ingin menjadi
Trader Profesional?
Ikuti Workshop Alpha Trading Group Sekarang!