Main Saham

Bermain Saham : Analisa Teknikal & Rencana Trading

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Dalam keseharian trading saham, para trader yang sudah berpengalaman tentunya menjalankan sebuah manajemen bisnis trading saham yang terstruktur. Ini meliputi :

  1. Analisa Saham sebagai langkah awal, tujuannya menentukan mana saham yang memiliki probabilitas terbaik untuk bisa menghasilkan profit. Pendekatan dalam analisa ini bisa berupa Fundamental analysis yang menentukan nilai atau value sebuah saham untuk tipe investasi jangka panjang, atau juga pendekatan Teknikal Analisis yang mendalami interaksi dari sisi demand & supply , dengan time frame trading pendek hingga menengah.
  2. Patokan entry-exit dari harga saham melalui pendekatan Technical Analysis bisa menggunakan software trading saham atau trading system yang memiliki keunikan masing-masing, baik yang sudah tersedia maupun dibangun sendiri.
  3. Manajemen keuangan trading saham, meliput perencanaan trade risk yaitu patokan / pembatasan resiko dari setiap trade, lalu menentukan besaran porsi dalam setiap entry ; ini pula yang menentukan jumlah / nilai saham yang ditradingkan.
  4. Menyusun rencana trading, meliputi penentuan level entry dan exit serta target profitnya. Disini hal terpenting adalah setup untuk stoploss.

 

Retorika cara bermain saham seperti ini banyak dicoba terutama oleh trader pemula, namun dalam pengalaman kami sebagai mentor, banyak hal-hal di luar textbook yang menyebabkan bermain saham tidaklah semudah bermain video game!

Menghasilkan profit tentunya membuat kita sebagai trader merasa sakti dan hebat, pada sisi inilah hal yang sangat berbahaya sedang mengancam yaitu ‘over confidence’ yang bisa menyebabkan kita kehilangan fokus dan terus berusaha mengulang hasil yang sama hingga pada akhirnya trader akan mengembalikan profitnya ke bursa karena rentetan cutloss yang semestinya tidak perlu. Sifat GREED telah menguasai psikologi trading sehingga mempengaruhi analisa teknikal menjadi tidak objektif.

Siklus bursa saham sangat dinamis, tidak mungkin sebuah bursa saham akan terus menerus naik dalam setahun penuh. Kita tidak akan mengetahui kapan sebuah market akan naik atau turun, namun kita bisa mengadaptasi power & speed, agresif atau konservatif dalam tempo trading kita. Utama adalah jangan pernah mengembalikan profit yang dihasilkan saat market bagus dengan memaksakan trading di saat sentiment market lagi jelek, namun juga tidak terlambat kembali masuk ke bursa lagi saat downtrend mulai berbalik arah.

Kami juga sering menemukan beberapa trader yang melakukan profit taking yang terlalu cepat (padahal tidak ada sinyal jual), dengan alasan untuk menutup kerugian di posisi trade yang loss sebelumnya. Ini yang kami sebut gali lubang tutup lubang. Trader ini tujuannya tradingnya sudah menyimpang dari tujuan awal, karena belum bisa menerima loss sebagai bagian dari sebuah bisnis trading. Cara trading demikian tidak akan menumbuhkan portfolio kemana-mana.

Inilah segelintir dari berbagai pengalaman yang bisa kami sharingkan dan tentunya sebagai mentor dan komunitas, Alpha Trading Group banyak memberikan masukan, sharing dan petunjuk bagaimana penanganannya. Pengalaman dan solusi inilah yang paling berharga yang bisa diperoleh seorang trader guna memotong learning curvenya.

Di dalam trading terdapat sisi ofensif maupun defensifnya, profitable trader mengerti dengan baik kedua seni ini, sehingga tradingnya tidak lagi mengandalkan faktor emosional namun fokus ke rasionalnya.

Demikian sharingnya semoga membantu para trader semua

Mari menuju cara trading yang lebih baik !!!

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Comments

comments

Ingin menjadi Trader Profesional?
Ikuti Workshop Alpha Trading Group Sekarang!
Jadwal Seminar Saham:
Surabaya , jadwal menyusul