Fear : Trader's Enemy

Fear : Musuh Besar Seorang Trader

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

“Ninety-five percent of the trading errors you are likely to make—causing the money to just evaporate before your eyes—will stem from your attitudes about being wrong, losing money, missing out, and leaving money on the table. What I call the four primary trading fears.” -Mark Douglas (Trading in the Zone)

Seperti yang dikemukakan oleh Mark Douglas di buku populernya mengenai psikologi trading, mayoritas trader mengalami kekalahan dalam trading mereka karena kesalahan pola pikir, emosi yang tidak pada tempatnya dan sikap selalu ingin benar.

Kita tahu kalau GREED & FEAR lah yang jauh lebih kuat mempengaruhi harga pasar dibandingkan dengan faktor fundamental, maka dari itu sebagian trader bisa memetakan dan menganalisa balance antara dua ini melalui analisa teknikal

Ketahui kalau unsur FEAR inilah yang menyebabkan para trader melakukan kesalahan pada waktu yang salah pula.

Berikut empat unsur FEAR yang mempengaruhi walau strategi terbaik sekalipun :

The fear of being wrong: Begitu takutnya sikap para trader terhadap kesalahan, mereka menahan posisi kerugian dari kecil hingga akhirnya menjadi besar, termasuk salah satu ‘dosa’ terbesar didalamnya adalah melakukan penambahan posisi salah ini dengan harapan harga akan balik kembali hingga posisi menjadi balik modal.

Jangan pernah melakukan ini, menahan posisi saat harga sudah memicu level stoploss (kalau ada) itu bagaikan usaha konyol mencoba menangkap titik pembalikan dari sebuah trend trading. Jangan pernah takut untuk mengalami loss kecil, takutlah kalau loss itu menjadi besar!!!

The fear of losing money: Kerugian adalah hal paling dibenci oleh para trader karena mereka tidak memiliki open mindset terhadap realitas kalau secara probabilitas mereka akan mengalami kerugian sekitar 40%-50% dalam jangka panjang. Apa yang harus mereka lakukan adalah disiplin mempertahankan kerugian kecil-kecil dan menahan saat profit sebesar-besarnya dengan sabar. Banyak sekali trader yang sulit melakukan entry yang baik sekaipun bila berkaitan dengan faktor “Fear of Losing” ini. Bila Anda tidak menerima kerugian sebagai bagian dari bisnis ini, hindari trading saham karena bursa saham bukanlah buat Anda!!!

The fear of missing out: Kebalikan dari faktor “Takut rugi” adalah faktor “Takut kehilangan potensi profit”. Inilah yang menyebabkan trader hanya memantau dan terus memantau kenaikan sebuah harga, kehilangan trend besarnya, hingga di suatu titik tidak lagi mampu bertahan dan akhirnya masuk pada penghujung trend dan pada akhirnya kebagian kerugian karena para trader di sisi lain sedang melakukan profit taking. Tradinglah mengikuti setup entry dari trading system terbaik Anda, jangan pernah mengejar sebuah harga saham hanya karena faktor “takut kehilangan profit”, itu bukanlah sebuah trade plan yang baik, namun lebih merupakan bias dari psikologi tradernya.

The fear of leaving money on the table: Saat trailing stop untuk target profit Anda terpicu, keluarlah dari posisi Anda sesuai rencana awal bila trading plan Anda mematok exit setelah sebuah ‘parabolic run up and stall’ (kenaikan yang parabolik lalu berangsur-angsur mandeg). Disiplinlah mengambil profit dari pasar dengan realistis, keserakahan kecil akan bisa menyebabkan kerugian besar walau tadinya dalam posisi profit, ini sering berkaitan dengan unsur ego dan harga diri. Sabar dan biarkan posisi menangmu berjalan setingginya, namun kala harga sudah dalam posisi kelelahan, ingat untuk mengantongi posisi menangmu.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Comments

comments

Ingin menjadi Trader Profesional?
Ikuti Workshop Alpha Trading Group Sekarang!
Jadwal Seminar Saham:
Surabaya , jadwal menyusul