Grafik saham

Grafik saham dan aplikasi trading saham : benarkah untuk alat prediksi?

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Dalam investasi saham berbagai pendekatan digunakan untuk menganalisa dan membantu pengambilan keputusan saat memilih saham, ada pendekatan analisa fundamental, analisa teknikal hingga menggunakan rumor , berita dan info-info dari teman, broker ataupun analis tertentu.

Saat pendekatan analisa fundamental digunakan, sering seorang investor melakukan riset seputar performa emitennya dengan laporan-laporan keuangannya, sebutlah nilai aset, earning, hutang piutang, ratio-ratio seperti DER, ROA, ROE, Net profit margin, deviden dan sebagainya. Jadi investor menilai value sekarang dan proyeksikan terhadap future value agar bisa menentukan layak tidaknya harga sebuah saham dan nilai proyeksi ke depannya.

Pendekatan analisa teknikal sebaliknya menggunakan statistik yang dibentuk dari komponen harga : Open,high, low, close dan volume transaksi (OHLCV) untuk diproyeksikan ke berbagai indikator saham, tujuannya membaca arah pasar, mengetahui perilaku dan interaksi pasar, jadi lebih ke arah kekuatan demand dan supply untuk mengantisipasi arah harga saham.

Ada beberapa hal yang perlu kita ketahui dalam hal ini; penggunaan grafik saham dalam aplikasi trading saham sering salah kaprah penggunaannya, banyak yang berusaha memprediksi arah harga; istilahnya seperti membaca bola kristal untuk memprediksi harga saham. Ini terjadi karena memang demand yang sangat tinggi dari para calon ataupun yang sudah terjun ke bidang ini, untuk menempuh jalan pintas untuk kaya cepat dari bursa saham akhirnya menjadikan bursa saham seperti sebuah kasino.

Grafik saham lebih tepatnya digunakan untuk membaca perilaku demand – supply dari para pelaku pasarnya, untuk membaca trend serta momentum pergerakan harga saham serta kekuatan harganya. Kita mesti memahami kalau grafik saham itu terbentuk dari interaksi pasar yang menimbulkan posisi OHLCV yang pada akhirnya memberikan sebuah statistik yang membentuk pergerakan serta reading dari indikator teknikal saham yang ada.

Jadi istilahnya : “pasar lah yang menggerakkan harga dan indikator, bukan sebaliknya” , jadi bukan karena indikator membentuk sebuah reading maka harga akan mengikuti. Di sini, banyak yang mengeluh saat terjadi false breakout (reading harga yang tidak sesuai harapan), indikator teknikal saham disebut salah dan tidak berguna. Yang terjadi adalah pengguna grafik saham di sini sudah salah mengartikan manfaat komponen aplikasi trading saham ini.

Seorang trader yang handal menggunakan grafik saham dalam aplikasi trading saham, akan mengerti kalau market itu dinamis dan khususnya untuk trader yang jam terbangnya tinggi, paham kalau fungsi utamanya adalah memberikan reading trend dan momentum  saham yang benar, untuk mengantisipasi entry-exit dalam rencana trading, jadi intinya lebih memberikan probabilitas yang baik untuk pemilihan sahamnya, bukan untuk memprediksi. Penggunaan grafik saham lebih ke arah tools, bukan bola kristal.

Banyak faktor penting lain di luar grafik saham dan aplikasi trading saham, misalkan manajemen resiko saham, manajemen keuangan serta psikologi trading yang baik. Saran kami adalah lebih banyak melakukan riset dan analisa dalam proses pengambilan keputusan, jangan semata-mata membaca berita atau mengandalkan news / rumor karena sering digunakan untuk menggiring opini, persiapkan lifetime skill untuk bisa membaca grafik saham dengan benar.

Ikuti dan lakukan riset trading Anda serta timing menggunakan analisa teknikal, sehingga trading tidak lagi menggunakan tebakan-tebakan yang mengarah ke spekulasi. Ikuti feed kami di www.tradingapa.com atau direct via http://bit.ly/asktradingAPA

Salam,

 

TradingAPA

Coach Aswin

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Comments

comments

Ingin menjadi
Trader Profesional?
Ikuti Workshop Alpha Trading Group Sekarang!
Jadwal Seminar Saham:
Jakarta, Seminar Saham - Jadwal Menyusul
Surabaya, Seminar Saham -  Sabtu, 23 Maret 2019, jam 13.30-15.30
Jadwal Workshop:
Jakarta, Workshop Saham - Jadwal Menyusul
Jadwal Sekolah Pasar Modal:
Ingin menjadi
Trader Profesional?
Ikuti Workshop Alpha Trading Group Sekarang!