INCO 30Aug17

Outlook harga saham INCO & TINS hari ini

Harga saham INCO dna TINS mulai mengalami trend reversal sejak pertengahan Juli kemarin dan posisi harga masih terus menguat hingga hari ini.

Penguatan sebesar 38% di harga saham TINS serta 60% di harga saham INCO bisa dikatakan cukup sensasional karena hanya memerlukan waktu lebih kurang sekitar 1 bulanan.

Tugas para traders adalah menentukan timing beli & jual dengan baik, terutama bila melalui pendekatan teknikal analisis. Pendekatan teknikal analisis saham ini sangatlah beragam dengan berbagai tingkat kesulitan, dari yang paling simpel hingga yang rumit, dan pada akhirnya yang menentukan adalah forward testing yakni pengujian ke depan dari sebuah perangkat indikator saham yang mendukung analisa seorang analis teknikal.

Menentukan timing beli sangatlah penting dan harus menggunakan sebuah reasoning (alasan) lalu saat menjual itulah yang menentukan rapor dari portfolio saham seorang trader. Ada trader yang buru-buru menjual untuk mendapatkan kenyataan saham tersebut pada akhirnya naik lebih tinggi lagi. Menjual terlambat tidak memaksimalkan profit yang potensial. Sering banyak traders menerapkan strategi penjualan tanpa sebuah reasoning yang kuat, hanya mengandalkan insting dan inilah yang tidak memaksimalkan karena banyak faktor ‘LUCK’, jauh dari kata sistematis.

Dalam pantauan grafik saham untuk saham INCO di atas & TINS di bawah ini, terlihat entry point yang baik adalah pada saat terjadi breakout indikator trend yang ada di APA trading system , trader bisa mempertahankan posisi selama posisi candlestick saham masih dalam momentum UP ditandai oleh warna hijau dari candlenya. Exit point dilakukan untuk profit taking saat terjadi perubahan momentum harga di candlestick atau saat menembus trend indicator.

saham, harga saham TINS, harga saham INCO, harga saham hari ini, teknikal analisis, analisa teknikal, indikator saham, grafik saham, TradingAPA, rencana trading

Pada grafik saham di trading system TradingAPA, semua analisa teknikal dilakukan secara backend menggunakan berbagai kalkulasi indikator, untuk menentukan kriteria momentum dan indikator teknikal ini. Contohkan seperti angka-angka lintang bujur yang begitu rumit di perhitungan GPS, namun begitu simpel terlihat di gadget Map dari telepon seluler terkini.

Trading idealnya menghindari spekulasi atau tanpa sebuah rencana trading, menentukan buy-sell secara impulsif sangat membahayakan posisi portfolio kita, penentuan ini haruslah dalam kendali kita, tidak mengandalkan rumor atau berita yang bersifat lagging.

Ikuti dan lakukan riset trading Anda serta timing mengunakan analisa teknikal, sehingga trading tidak lagi menggunakan tebakan-tebakan yang mengarah ke spekulasi. Ikuti feed kami di http://bit.ly/asktradingAPA atau http://bit.ly/tradingAPA
Salam,

TradingAPA
Coach Aswin

Comments

comments