Rencana Trading

Panduan Menyusun Rencana Trading Saham

Pada artikel cara bermain saham sebelumnya telah dibahas bagaimana tentang tale of two traders dan daftar eminten saham yang ada di Indonesia. Sebagai lanjutan dari bagaimana cara bermain saham berikut akan kami bahas tentang PANDUAN TRADING SAHAM DAN RENCANA TRADING

Keberhasilan trading saham ditentukan oleh beberapa faktor baik internal maupun eksternal. Secara umum 5 hal yang paling dominan berpengaruh adalah:

  • Pengetahuan seputar emiten (skill fundamental analisis)
  • Mengetahui timing entry exit saham (skill teknikal analisis)
  • Memahami sentimen bursa
  • Psikologi yang benar dari trader
  • Manajemen keuangan serta disiplin dari tradernya

Sama halnya saat pertama seseorang ingin memulai sebuah usaha, selalu ada langkah pertama dan juga ada tindakan antisipasi awal yang mesti ia pahami dan pejalari. Tindakan antisipasi inilah yang umumnya disebut dengan Rencana Bisnis (Business Plan), yang jika dikaitkan dengan konteks bisnis di bursa saham dikenal dengan istilah Rencana Trading (Trading Plan).

Dalam penyusunan rencana ini trader kerap dihadapkan pada dilema berupa FEAR. Ketakutan apabila antisipasi yang terburuk yang terjadi (cut loss). Namun sama halnya dengan pebisnis, apabila saat menyusun rencana bisnisnya ia takut duluan, dan batal memulai bisnisnya, maka potensi keberhasilan yang lebih besar juga hilang. Bukankah hal ini juga merupakan sebuah kerugian?

Pebisnis yang sukses tidak mengkhawatirkan perencanaan tradingnya, namun lebih fokus untuk stick through the plan sementara ia terus mempelajari perkembangan iklim bisnis yang digelutinya, untuk apabila saatnya tiba memperbaharui business plan-nya secara berkala agar bisnisnya bisa tetap kompetitif. Menghindari pesimisme terhadap keberhasilan rencana ini tetap harus diimbangi dengan menghindari over confident atau optimisme yang berlebihan, pada poin ini lah trader ditempa psikologisnya untuk bisa menyeimbangkan faktor Greed & Fear. Tahap inilah fase paling krusial dalam perjalanan trader (maupun pebisnis pada umumnya) untuk menjadi sukses.

Kembali ke soal trading plan atau rencana trading, TRADINGAPA akan membagikan beberapa tips trading serta panduan trading saham yang penting untuk diperhatikan saat kita menyusun sebuah trading plan.

1. Pilihan Saham

  • Pendekatan fundamental bisa digunakan untuk kualitas pilihan saham.
  • Pemilihan saham sangat penting untuk keberhasilan pertumbuhan portfolio. Untuk trader, terpenting adalah memilih saham dengan trend yang jelas, baik untuk trend maupun swing trading, jangan pernah melawan market trend ini, trade Long untuk saham uptrend atau shortselling untuk saham downtrend.
  • Untuk menangkap pembalikan arah trend, trader mesti memanfaatkan konfirmasi beberapa faktor seperti posisi support  atau resisten, juga bisa dari berbagai teknikal indikator.

 

2. Timing Beli – Jual

  • Timing merupakan kunci dari trading plan; trader hebat selalu memiliki insting baik kapan harus entry, dan terpenting lagi adalah kapan tidak boleh entry sebuah saham.
  • Entry di level mana yang terlepas dari bisa tinggi atau rendah dari sebuah harga, yang menurut hemat kami, harga hanyalah sebuah konsep: mahal bisa menjadi lebih mahal, murah bisa menjadi lebih murah.
  • Entry Buy dalam posisi ketinggian, trader terpapar resiko koreksi, sebaliknya di posisi relatif rendah memiliki potensi trend yang berubah. Idealnya trader menggunakan indikator swing atau sebuah trading system yang baik untuk menangkap timing Beli jual yang terbaik.

 

3. Trading Plan

  • Menentukan patokan pembelian dan penjualan. Seorang trader wajib memiliki sebuah rencana trading yang nyata, entry dan exit sudah ditentukan sebelum melakukan aksi jual atau beli. Bila trading hanya mengenal satu sisi BELI, maka trading tidaklah lebih dari judi, sangat riskan karena tidak mempersiapkan strategi keluar saat untuk kemungkinan-kemungkinan kesalahan (room for error).
  • Penentuan rencana trading dalam posisi tidak memantau jalannya market, jelas memberikan objektivitas terbaik, tidak dipengaruhi hingar bingar emosi dari pergerakan bursa.

 

4. Manajemen Modal dan Resiko

  • Setup pembagian atau sizing pembelian saham, disesuaikan dengan total modal atau portfolio seorang trader.
  • Disiplin dalam menjalankan Manajemen keuangan ini termasuk salah satu yang tersulit karena trader kerap melakukan trading di luar jalur (besaran lot size) karena keputusan pembelian saham dipengaruhi oleh faktor Greed & Fear atau faktor ‘suka’ kepada saham tertentu.
  • Menentukan besaran resiko (cutloss) yang sanggup atau nyaman diterima apabila terjadi kesalahan dalam perhitungan pergerakan saham. Ini faktor yang sering bahkan ‘selalu dilupakan’ oleh trader!

 

5. Maintenance Trading Plan

  • Melakukan follow up setelah eksekusi atau transaksi seperti menyesuaikan posisi stoploss dalam kondisi floating profit atau melakukan keputusan target profit bila pergerakan harga sesuai dengan arah perhitungan kita.

 

Ketahui apa yang diperlukan seorang trader untuk keberhasilannya dalam dunia trading, skill seperti ini tidak bisa diperoleh dengan uang berapapun juga; buku bisa memberikan sebuah teori, contoh namun untuk faktor jam terbang dan pengalaman, tidak akan diperoleh di belahan dunia manapun, kecuali dijalankan sendiri.

Seorang trader terutama trader pemula, perlu menyusun langkah-langkah strategik agar modalnya tidak tergerus dengan kondisi uji coba trading dengan cara asal-asalan (Trial & Error). Trading system yang teruji dan support dari komunitas yang saling sharing ilmu & pengalaman serta bimbingan seorang mentor trading yang berbobot akan sangat membantu memotong jarak tempuh seorang trader agar bisa sukses dengan sistematis.

Mari menuju trading yang lebih baik dan profitable!

Comments

comments