ST

Trader Gaya Bebas vs. Trader Sistematis

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Kita selalu dalam proses belajar dalam membentuk karakter trading. Terkait dengan proses dan cara pengambilan keputusan dalam eksekusi trading itu sendiri, berikut perbedaaan dua jenis trader dari gayanya :

Trader Gaya Bebas melakukan trading berdasarkan arus informasi sedang Trader Sistematis melakukan trading murni berdasarkan pergerakan harga, saat Trader Gaya Bebas begitu sibuknya mencoba menyaring banyaknya arus informasi dan berita fundamental dari emitennya, Trader Sistematis melakukan eksekusi terhadap sinyal yang mereka dapatkan dari pergerakan harga di bursa saham.

Trader Sistematis tidak berpikir dan memprediksi apa yang akan terjadi berikutnya di market namun mereka bereaksi terhadap apa yang terjadi di sana, mengikuti sinyal dan trading plan yang direncanakan bahkan sebelum market berjalan.

Trader Gaya Bebas selalu berusaha memprediksi apa yang akan terjadi berikutnya di market, namun Trader Sistematis secara taktis membaca, mengikuti dan berpartisipasi mengikuti jalannya arah market.

Trader Gaya Bebas selalu berpikiran subjektif, lebih memilih opini pribadi mengikuti pengalaman-pengalaman sebelumnya ke dalam kondisi market terkini. Trader Sistematis selalu berpikiran objektif, tidak memiliki opini apapun terhadap market ; mereka mengikuti apa kata dan arah market serta selalu bergerak searah dengan trend.

Trader Gaya Bebas melakukan trading terbatas terhadap saham-saham yang mereka sukai dan memiliki aturan main yang relatif banyak, longgar dan fleksibel. Trader Sistematis memiliki lebih sedikit aturan terhadap trading mereka namun dijalankan dengan sangat ketat; aturan trading ketat mereka ini berkaitan dengan patokan entry, exit, manajemen resiko serta position sizing yang sudah baku.

Trader Gaya Bebas umumnya banyak menggunakan emosi dalam trading mereka dan umumnya sangat sensitif menanggapi kekalahan dalam posisi trading karena salahnya opini mereka secara pribadi lalu mengaitkan ini dengan ego (yang runtuh). Trader Sistematis tidak menggunakan emosi saat mereka mengalami kesalahan dan berakibat loss, mereka menganggap kerugian ini akibat kondisi market yang sedang tidak kondusif terhadap trading system nya dan secara probabilitas mereka tetap akan bertumbuh dalam jangka panjang.

Trader Gaya Bebas selalu menggunakan banyak indikator yang berbeda-beda, dalam time frame yang variatif termasuk berbagai indikator makro ekonomi, analisa teknikal yang sangat rumit dan sering menggunakan berita sebagai acuan. Trader Sistematis secara disiplin membatasi info masukan hanya dengan indikator-indikator tertentu saja yang sudah terbukti melalui backtest dalam menentukan sinyal entry & exit, ini dilakukan secara berulang dan jarang sekali diubah-ubah.

Trader Gaya Bebas umumnya hanya memiliki sedikit isi dalam watchlist mereka dan agak kaku dalam melakukan riset terhadap potensi-potensi saham baru karena menganggap mereka menguasai perilaku saham dalam watchlist tadi atas dasar pengalaman mereka termasuk soal fundamental. Trader Sistematis melakukan trading secara fleksibel, melakukan trading mengikuti sistem teknikal analisis mengikuti harga dan tren, ini agar mereka tidak perlu menjadi ahli dalam sektor fundamental.

Para Trader Sistematis umumnya memiliki kesempatan keberhasilan yang jauh lebih tinggi dalam bursa saham. Bila kita menggunakan trading system yang secara historis menghasilkan secara konsisten, mengeluarkan faktor emosi dan ego dalam trading equation kita, melakukan kontrol resiko secara ketat dan disiplin dengan praktek trade sizing dan mengeksekusi stoploss tanpa kata ampun atau kompromi, yakinlah pasti kita akan bergabung dengan para trader elite yang menghasilkan secara konsisten di pasar modal. Soal besar atau kecil, cepat atau pelan, jam terbang dan insting, semua itu akan menjadi faktor menyusul berikutnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Comments

comments

Ingin menjadi Trader Profesional?
Ikuti Workshop Alpha Trading Group Sekarang!
Jadwal Seminar Saham:
Surabaya , jadwal menyusul